Monday, March 21, 2016

Ilmuwan Harvard: Peradaban Alien Mungkin Ada Di Sistem Surya Tepi Galaksi Bima Sakti

Alien bisa menghuni tata surya kuno yang terletak di tepi galaksi bima sakti. Di sana, cluster memiliki potensi untuk mendukung kehidupan, dimana peradaban itu bisa jadi miliaran tahun lebih maju dari kita hari ini.

peradaban alien di galaksi bima sakti

Lirazan - Para Ilmuwan Harvard mengatakan bahwa bisa saja sebuah peradaban canggih, Alien menghuni tepi galaksi Bima Sakti.

Tim ilmuwan Harvard baru-baru ini mengeluarkan sebuah pernyataan menarik tentang keberadaan Alien.

"Alien bisa menghuni tata surya kuno yang terletak di tepi galaksi kita. Di sana, cluster memiliki potensi untuk mendukung kehidupan, dimana peradaban itu bisa jadi miliaran tahun lebih maju dari kita hari ini."
Dikatakan olleh peneliti Harvard.

Para ahli percaya bahwa yang disebut sebagai 'Globular Cluster' atau rasi bintang tua dimana terdapat sebuah bintang/planet yang berbentuk seperti sebuah bola padat dan terletak di tepi terluar galaksi kita bisa menjadi tempat terbaik apabila kita benar-benar ingin mencari peradaban alien.

Dr Rosanne Di Stefano percaya bahwa ada banyak alasan mengapa daerah yang jauh dari pusat galaksi kita adalah lokasi yang sangat memiliki potensi dipilih alien untuk membentuk kehidupan cerdas.

Menurut Di Stefano, salah satu alasan yang mungkin mereka gunakan adalah usia Bintang tersebut. Globular cluster yang terletak di daerah terluar galaksi kita, di luar "roda" Bima Sakti, berisi bintang yang menurut para peneliti diperkirakan bisa memiliki usia setidaknya 10 miliar tahun ke depan, jangka waktu yang sangat besar bagi kehidupan untuk berevolusi menuju tingkat lanjut.

Alasan lain yang sangat masuk akal menurut para ahli adalah jarak yang relatif dekat antara bintang satu ke bintang lainnya. Ilmuwan memperkirakan jarak antar bintang tersebut adalah satu bulan (sekitar 30 hari) kecepatan cahaya. Jika dibandingkan dengan jarak bumi dengan bintang terdekat yang berkisar 4,2 tahun cahaya, jarak tersebut jauh lebih pendek.

"(jarak) Ini juga akan lebih memudahkan bagi peradaban cerdas tersebut untuk mengeksplorasi dan bahkan mendirikan pos-pos di bintang-bintang lain,"
Menurut Dr Di Stefano, dari Harvard-Smithsonian Centre for Astrophysics di Cambridge, AS.

Umur Matahari diperkirakan sudah mencapai sekitar 4,6 Milyar tahun, yang berarti bahwa jika ada peradaban yang terletak di bintang ini, mereka bisa miliaran tahun lebih maju dari kita hari ini.

Satu-satunya planet terjauh yang berhasil ditemukan oleh para peneliti yang terletak di globular cluster dikenal sebagai M4, terletak di rasi Scorpius dan dijuluki "Metusalah". Planet ini diyakini mengorbit sistem biner dari pulsar dan bintang kerdil putih. Usia Metusalah diyakini 12,7 Miliar tahun, menjadikannya planet ekstrasurya tertua yang pernah ditemukan.

Tulisan Dr Di Stefano yang dimuat dalam BBC's Sky At Night Magazine mengatakan:

"Ini akan menjadi aneh jika tidak ada yang lain (Alien). Tentu saja, ini semua dugaan. Kita tidak tahu apakah ada kehidupan asing di cluster tersebut. Tapi globular cluster itu akan menjadi tempat yang baik untuk melihat dan mungkin menjadi tempat pertama di mana kehidupan cerdas dapat diidentifikasi di galaksi kita."

Jika dikaji menggunakan logika, ada beberapa kelemahan yang mengurangi kemungkinan adanya kehidupan lain di globular cluster. Misalnya jarak antar bintang yang terlalu dekat, ini bisa mengganggu sistem planet satu dan yang lainnya, hal ini bisa menjadi bencana besar bagi evolusi sebuah kehidupan.

Namun Dr Di Stefano membantahnya dengan melakukan penelitian yang menunjukkan fakta bahwa bahaya ini tidak ada. ia menulis:

"Apa yang kami temukan adalah sebaliknya (tidak ada gangguan sistem planet), dan apa yang kami temukan itu sangat mungkin berlaku bagi banyak planet dengan zona layak huni untuk bertahan hidup selama miliaran tahun."

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ilmuwan Harvard: Peradaban Alien Mungkin Ada Di Sistem Surya Tepi Galaksi Bima Sakti

0 komentar:

Post a Comment