Thursday, April 7, 2016

Aurora dan Magnetosfer Jupiter

Jupiter memiliki aurora. Seperti di dekat Bumi, medan magnet dari Sistem tata Surya planet terbesar terkompres ketika terkena dampak embusan partikel bermuatan dari Matahari.

Aurora dan Magnetosfer Jupiter

Illustration Credit: JAXA; Inset Image Credit: NASA, ESA, Chandra, Hubble

Penjelasan: Jupiter memiliki aurora. Seperti di dekat Bumi, medan magnet dari Sistem tata Surya planet terbesar terkompres ketika terkena dampak embusan partikel bermuatan dari Matahari. Corong Kompresi magnetik partikel bermuatan ini mengarah ke arah kutub Jupiter dan turun ke atmosfer. Disana, elektron terlihat sangat menarik dengan menumbukkan diri terhadap gas atmosfer, setelah itu, ketika rekombinasi dengan ion atmosfer, cahaya aurora dipancarkan.

Ilustrasi unggulan tersebut menggambarkan kemegahan aksi magnetosfer di sekitar Jupiter. Dalam inset gambar yang dirilis bulan lalu, Bumi-mengorbit "Chandra X-ray Observatory" menunjukkan cahaya x-ray powerful secara tiba-tiba dipancarkan oleh aurora Jovian, digambarkan dalam manipulasi warna ungu. Chandra inset tersebut disuperposisikan pada gambar optik yang diambil pada waktu yang berbeda oleh Hubble Space Telescope. Aurora ini terlihat di Jupiter pada Oktober 2011, beberapa hari setelah Matahari memancarkan Coronal Mass Ejection (CME) yang kuat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Aurora dan Magnetosfer Jupiter

0 komentar:

Post a Comment